Doa

Lagi-lagi rintik hujan memukuli genting menemani saya menulis, memberi melodi tersendiri dalam hening. Berangkat dari salah satu status di Twitter saya pun membuat tulisan ini, sekadar ingin berbagi pengetahuan berdasarkan pengalaman tentang berdoa. Dulu, setiap saya berdoa kepada Allah, saya memegang prinsip “Allah Maha Tahu.” Sehingga doa saya hanya berbunyi, “Yaa Allah, hamba tahu Engkau … Continue reading Doa

Dokter

Tulisan ini saya buat ditengah malam yang dingin dengan rintik hujan mengiringi setiap ketukan jemari saya pada keyboard. Berangkat dari satu isu di fakultas yang—kembali—disajikan oleh salah seorang dosen yang memberi kuliah pagi tadi. Isunya mungkin sudah basi. Bahkan menurut beliau kasusnya sudah ditutup. Tapi, karena saya orang yang meletup-letup dan tidak akan pernah tenang sebelum … Continue reading Dokter