Terima Kasih Allaah

Pulang dari ujian teori CBT UKMPPD Februari kemarin langsung sungkem ke Papi dan Mami, “… Kalau terjadi sesuatu sama pengumumannya Maret besok, mohon maaf lahir dan batin ya, aku tadi kesusahan jawab soal-soalnya. Kalau aku lulus, itu karena kekuatan doa Papi sama Mami…”. Dan Mami cuma ketawa sambil memeluk, “Hahaha, ndak apa-apa, sudah usaha kok. Sekarang berdoa dan persiapan OSCE…”

Screen Shot 2017-03-24 at 3.46.03 AM.png

Transformasi “dek” menjadi “dok” adalah satu fase paling besar di hidupku. Tapi, aku ngga bisa berada di titik ini kalau bukan karena beliau berdua. Papi yang selalu memberi fasilitas belajar, memberi dukungan dan mengajari ini dan itu, sampai selalu puasa untuk aku. Mami yang selalu sabar dan menyayangi, mendoakan setiap hari, memberi semangat dan pelukan hangat.

Alhamdulillaah, Allaah sekali lagi mengizinkan aku untuk melukiskan senyum bahagia di wajah beliau berdua kemarin pagi 23 Maret 2017. Alhmadulillaah, Allaah sekali lagi mengabulkan doa-doaku, yang sebenarnya ngga pantas untuk menengadahkan tangan dan memohon kepada-Nya. Alhamdulillaah, Allaah masih percaya sama aku dan memberi amanah ini di dunia. Bismillaah, ini adalah awal dari perjalanan yang sesungguhnya.

Terima kasih untuk saudara dan sahabat yang sudah membantu dan mendoakan dan turut berbahagia. I’ve never been this happy from the bottom of my heart.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s