Mixed Feelings.

Menunggu adzan isya dikumandangkan, aku menghabiskan waktu dengan bolak-balik berusaha mengetik. But when it comes to write about it, my brain stops. I’m happy and sad at the same time. The happiest and the saddest of all time. Even prayers could only bring more tears for me.

Benar kata orang, “Sleep is the best medicine.”

2017 belum berakhir tapi sudah menorehkan begitu banyak rasa di hati. Belum genap seperempat abad umurku tapi sudah mencicipi pahit-manisnya kenyataan hidup dalam satu hari. Semoga, dan hanya semoga yang bisa aku pintakan kepada Tuhanku.

Allaah Maha Besar.

*Semoga dengan dipublikasikannya tulisan ini dapat sedikit melegakan sesak di dadaku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s