FAQ

“Ngapain di-post kalau cuma di-private?”

karena kami ingin menulis untuk orang tertentu, dan kalau orang tadi ingin membacanya harap meminta password. kalau yang meminta password bukan orang yang diperbolehkan membacanya, ya tidak akan diberi password.

“Kenapa bikin private tapi lupa sama passwordnya?”

karena tulisan itu kontennya tidak layak publikasi atau bersifat sangat pribadi, tapi sesak di dada mendesak untuk mempublikasikannya. trust me, it makes a lot of difference when you write it down in your diary books and in a spaces like blog.

“Kenapa ngga ditulis aja langsung ke orangnya? Atau via e-mail?”

karena tulisan yang bersifat inappropriate atau pribadi tidaklah mudah ditujukan pada orang lain. Lagipula it’s better this way, berhasil mengeluarkan uneg-uneg namun tidak menyinggung perasaan orang lain. kalau ditujukan langsung/e-mail, ada kemungkinan orang tersebut membalas dan tidak terima, yang terjadi hanya pertengkaran dan bertambahnya luka di hati. cukup bijak menurutku untuk mempublikasikan tetapi di-private. Selain itu, bisa juga tulisan tadi mengandung curhatan sampah yang ditujukan untuk lingkaran tertentu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s