Please Tell Me WHY.

Heran, kenapa banyak orang suka didiagnosis? Kenapa mempercayai omongan orang dan mereferensinya hanya untuk melegitimasi bahwa dia sakit? Kenapa suka menjadi orang sakit atau dinilai lemah oleh orang lain? Kenapa suka memiliki keterbatasan?

“aku ini punya sakit asma”

“aku ngga bisa kecapekan”

“aku ngga bisa stres sedikit, kalau ada pikiran langsung drop”

Kenapa? Does it make you powerful? Apakah menjadi sakit membuatmu bisa menggapai cita-citamu? Apakah memiliki keterbatasan jadi terlihat hebat? Apakah mengunggulkan kelemahanmu di hadapan banyak orang jadi terlihat spesial?

I don’t get it.

Disaat orang yang benar-benar sakit struggling and working their ass off to be healthy again. Disaat mereka berjuang untuk bisa melawan keterbatasan mereka. Disaat mereka berusaha untuk menutupi kelemahan mereka untuk tidak dikasihani orang lain. Kenapa ada orang yang bangga menjadi sakit?

“aku kemarin sampai didiagnosis sama dokter kalau aku gastritis akut. Saking stresnya dan kecapekan sampai akut banget gastritisku”

WHY?!

Is it only me that annoyed so much by this matter?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s