Tentang TV

Sedih ketika pertelevisian Indonesia hanya sibuk menyensor belahan dada dan percikan darah dan menghentikan tayangan kartun (yang mereka anggap) tidak mendidik, sedangkan masih ada stasiun televisi yang menayangkan acara yang jelas-jelas menyebarkan informasi tidak mendidik (dusta) dan bisa menjadi dosa jariyah bagi penontonnya yang menyebarkan berita tersebut.

Lebih-lebih jika acara tersebut menayangkan berita tentang kesehatan, yang mana sangat digandrungi penonton Indonesia yang sangat senang didiagnosis dan merasa pintar ketika bisa mendiagnosis tetangganya.

I mean, Indonesia.. come on.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s