One-Day Visit Program (2)

Sedang jaga pagi di Puskesmas dengan kondisi fisik lambat laun memulih, akhirnya memutuskan untuk melanjutkan cerita perjalanan ke Korea Selatan 2 tahun silam. Tapi, karena daya ingat buruk, mungkin hanya garis besarnya saja yang bisa tertuang di blog ini. Tulisan ini akan aku kemas per-hari supaya mudah dipahami bagi teman-teman yang ingin berkunjung ke Seoul, semacam jadi ada gambaran tentang itinerary kami kala itu. Beberapa foto dan konten narasi akan bertambah seiring berjalannya waktu, jadi kalau sempat boleh bertandang kemari lagi. ;)

Jumat, 11 Maret 2016
Ujian stase radiologi dengan pikiran udah di bandara, siap untuk terbang ke Korea. JOG (Yogyakarta) menuju CGK (Cengkareng) naik Lion Air sore hari dan menginap semalam di rumah Timothy.

IMG_8148.JPG

Sabtu, 12 Maret 2016
Subuh diantar kakak dan mamanya Timothy ke CGK untuk naik Cathay Pacific menuju HKG (Hong Kong) untuk transit sekitar 8 jam, baru lanjut lagi ke ICN (Incheon).

IMG_8184
Zaman masih pakai Snapchat

Karena lumayan lama di bandara Hong Kong, kami memutuskan untuk menunggu di resto bandara sambil menjajal kuliner HKG. Tapi Bila memilih makan roti karena takut kuah sop yang kami makan kecipratan babi. Aku? Yo melu mangan, rek.

Landing di Incheon sekitar pukul 23.00 waktu setempat, dan langsung cari MRT menuju hostel. Ngga seperti yang dibayangkan, perjalanan dari bandara menuju hostel ternyata melalui banyak anak tangga, bukan escalator. Berhubung perjalanan ini adalah backpacker ala-ala, jadi masih membawa koper 28 inch dan tas ransel, disertai dengan ankle boots dengan heels setinggi 4 senti. Nyeri tumit dan pundak sudah dimulai sejak mengucapkan, “Assalamualaikum, Seoul”.

Seoul.jpeg

Alhamdulillaah hostel yang dipilih berdasar cap-cip-cup ternyata cukup mengobati menggeh-menggeh hari pertama, adalah Kimchee Downtown Guest House. Hostel yang terletak ngga jauh dari MRT station ini super homy dengan segala fasilitas yang ditawarkannya, meskipun free wifi sudah cukup membuat kami sepakat bermalam di hostel itu. Karena lelah dan hanya tempat untuk nyelehke boyok, dokumentasi Kimchee Hostel ngga ada, tapi di google banyak kok ;)

Sepertinya ini dulu ya yang dishare, sisanya lanjut di tulisan lain. Semoga suka ya kalian sama kesampahan yang terlambat 2 tahun ini hahahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s