One-Day Visit Program (3)

Lanjutan dari hari Sabtu, waktu itu seingetku sempat keluar sebentar mencari makan malam, setelah menggotong koper dari lantai 1 ke lantai 3 di setiap stasiun MRT (pakai tangga!). Dan sekalian ingin menikmati suasana malam Seoul aja. Malam itu dapat makan di sekitar hostel, masih lumayan rame, dengan soju dimana-mana. Lagi-lagi Bila ngga makan karena takut ada babinya. Aku? Biar ngga malu sama hijab, ikutan ngga makan deh (menyesal, suer).


Minggu, 13 Maret 2016
Berencana pukul 8 pagi sudah cari sarapan di pinggir jalan, tapi karena yang melancong adalah Princess jadi ya ingin kembali ke Istana. Akhirnya kami putuskan untuk pergi ke Deoksugung Palace. Awalnya ngga berekspektasi apa-apa di sana, cuma ingin mengobati kerinduan tinggal di istana aja, tapi ternyata kami dijamu dengan upacara pergantian penjaga istana dan kami disilakan masuk and was escorted by a very huble and friendly volunteer.

Setelah itu kami pergi ke warung dekat istana, makan siang sekaligus sarapan. Menu makannya sama kaya yang dijual di Indonesia, cuma pengen aja mencoba yang langsung diolah oleh orang Koreanya. Sondang yang sedang sariawan pun tetap mencoba cold noodle di siang hari dengan suhu 4 derajat. Rasanya? Beku. Foto-foto lainnya ada di sini ya.

Setelah itu lanjut ke pasar malam yang terkenal di Seoul, sambil jalan kesana kami mampir ke tempat foto baju princess ala korea. Di tengah jalan, jajan dulu. Kue ikan yang dalemnya ada kacang merahnya. SUMPAH enak banget, sampe pengen beli lagi, tapi karena beda jalur jadi memilih untuk menahan hawa nafsu.

Waktu lagi fitting baju untuk bergaya ala princess korea, aku sok-sokan aja manggil si ibu dengan “oma” terus mengeluarkan semua kosakata korea yang aku tau. Si ibu cuma ketawa-ketiwi aja sambil ngajarin aku untuk tambah vocab korea lebih banyak. Karena kami 2-3 pengunjung terakhir dan si ibu ini juga sabar banget, kami dibebaskan pakai baju itu dan foto-foto di segala penjuru. Padahal aslinya ngga boleh, dikasih waktu beberapa menit, lalu foto di 1-2 spots aja seingetku. Terus iseng aja aku ajakin si ibu buat ikutan foto. Awalnya malu-malu tapi terus mau hahaha.

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke pasar malem. Bukan kaya di Sekaten ya, ini pasar malem isinya cuma makanan sama kosmetik sama pakaian diskonan. Berikut foto-fotonya:

Isinya cuma makanan kan? Ya soalnya aku tertariknya itu. Untuk kosmetik karena belum begitu “mudeng” jadi cuma beli oleh-oleh untuk Kanjeng Mami aja terus keluar lagi buat hunting makanan. Setelah itu mencari-cari Line Store dan baru ketemu waktu tokonya udah mau tutup, untung masih diberi kesempatan untuk belanja sebentar.

Maaf ya kalau beberapa fotonya ada yang gelap, maklum diambil dari iPhone aja dan kalau low light masih jelek. Dan lagi males ngedit, jadi yaudalaya.

Malam itu ditutup dengan makan (lagi). Awalnya kesusahan cari makanan karena Bila ngga mau makan yang di menunya menjual babi, meskipun ada ayamnya. Alhasil kami menemukan tempat makan yang super nyempil di sudut kota. Selain karena sudah tengah malam (jarang resto buka), juga karena mencari menu yang ngga ada babinya di negara yang mayoritas penduduknya bukan Islam adalah….. sama aja menunggu kelaparan dulu, rek.

IMG_9008

Ya itulah, ayam yang digunting perutnya dan terdapat nasi. Supnya sih enak, tapi Bila mengetahui kalau di menunya ternyata si bapak menjual babi juga. Karena alasan keimanan, guys, Bila lagi-lagi ngga makan dan memilih makan kimchinya aja. Luar biasa ya. Aku? Yo mangan, rek.

Malam itu kami kembali dengan hati gembira, di tengah jalan jajan lagi. Sondang dan Timothy lebih tepatnya, aku dan Bila cuma nonton dan ikut ngicip aja. Katanya sih makanan ini ngehits banget waktu itu, yang harus digepuk dulu. Ya rasanya sih sama aja, cuma yang bikin beda itu sensasi nggepuknya pake palu kayu itu.

Segitu dulu kisahnya. Masih belum selesai untuk hari Minggu, karena ada cerita super kocak menanti setelah membeli permen gepuk di atas. Apakah itu? Tunggu post selanjutnya ya ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s