Bali 2018

IMG_4993

Pengen cerita tentang keseruan pergi ke Bali sama suami, tapi ngga akan cukup kalo dirangkum jadi satu tulisan aja. Jadi, nanti aku post per-hari aja supaya enak bacanya. Kalau ada waktu luang ya bisa rajin postnya, kalau ngga ya nunggu kapan luangnya aja ya, mengingat sebenernya banyak hal yang belum rampung ditulis dan masih berstatus “janji” wkwk.

Aku coba bercerita melalui tanya-jawab aja ya, soalnya lagi males merangkai kata-kata. Monggo~

  1. Kenapa ngga honeymoon setelah menikah persis aja?
    Sebenernya trip ini kurang tepat disebut sebagai honeymoon ngga sih? Soalnya udah setahun menikah juga. Tapi ya apalah arti sebuah nama, kalau maknanya tetap sama: pergi berdua. Kami memang ngga merencanakan untuk pergi honeymoon atau apalah itu tepat setelah menikah. Karena aku dan si Mas idealis, pengennya pergi pakai uang sendiri. Lagi pula awal-awal menikah rasanya ngga rela untuk ndudah celengan hanya untuk bersenang-senang dalam beberapa hari. Dan menurut aku honeymoon itu tersier, jadi mending yang dipikirkan hal-hal primer dulu. Lagian kalau ditinjau secara inti, honeymoon berarti bersenang-senang berdua kan. Kalau sehari-hari bisa menjalani dengan senang, apa bukan honeymoon setiap hari? Preet. Ya gitulah.
  2. Kenapa memilih Bulan September?
    Ngga direncanakan juga sih kepergian ini, cuma pas aja dikasih jadwal kosong sama ketua kelompok internship, dan pas si Mas bisa ngosongin jadwal di Puskesmas, dan pas udah ada sangu. Dan kebetulan juga pas peringatan setahun menikah, jadi lebih kerasa aja momennya (padahal cuma otak-atik mathuk wkwk).
  3. Kenapa Bali?
    Awalnya si Mas ngajakin buat di sekitaran Yogya aja, intinya kan cari suasana baru berdua. Cuma waktunya belum pas jadinya batal. Terus diajakin ke Karimunjawa tapi aku lumayan susah diajak diskusi wkwk. Setelah itu aku memasrahkan semuanya ke Mas, dia yang atur semuanya. Jadi trip kali ini ketua, bendahara, sekretaris, sie acara, sie konsumsi, sie dokumentasi, sie transportasi, sie extravaganza, sie peralatan, semua Mas Yudha. Aku cuma peserta yang merangkap sie publikasi wkwkwk.
    “Bali itu eksotis.”
  4. Kenapa cuma sebentar?
    Kami pergi dari Minggu pagi sampai Rabu malam, 16-19 September 2018.
    Karena (A) Mas Yudha susah cari tukeran jaga, dan takut ngerepotin temen-temen internship lainnya, dan (B) Di RS tempat aku internship sering ada panggilan buat ikut komed (komite medis) ataupun laporan kasus mendadak, dan jatuh pada hari Kamis. Jadi kami memutuskan untuk pulang Rabu malam, (C) Kalau perginya kelamaan, uangnya semakin banyak yang terbuang :p
  5. Agendanya kemana aja di Bali?
    Hari kedatangan di Seminyak – Kuta – Jimbaran. Hari kedua di Sanur – Nusa Penida. Hari Ketiga di Ubud. Kenapa banyak? Sebenernya aku cuma pengen (1) Dinner romantis, (2) jalan-jalan mbolang di Nusa Penida, (3) santai di satu tempat yang nyaman dan private. Tapi jadi nambah agendanya karena ingin ini – ingin itu banyak sekali kaya Doraemon.

Seperti ituhh~

IMG_3697.jpgUntuk cerita keseruannya dan foto-foto indahnya akan dirangkum dalam tulisan yang berbeda ya (kalau bisa nulisnya, soalnya kadang terdistraksi oleh mood dan kehidupan wkwk). Bagi yang mau baca tulisan lain tentang aku dan si Mas bisa cari di kategori: Akar dan Pohon.

Have a nice day!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s