Izinkan aku untuk sedikit berbangga..

Mau cerita sedikit kalau aku lumayan bangga sama diriku, bahwa bibit berfikir kritis dan skeptis yang aku punya ini ternyata ada manfaatnya untuk keselamatan orang lain, dalam hal ini pasien-pasienku.

Jaga di bangsal itu enak, dateng buat absen terus operan jaga, kalau aman dan ngga banyak PR sih ke bangsal nunggu dipanggil perawat.. Kalau perawatnya ngga rese dan pasien emang aman (ngga ada yang observasian), bisa tidur-tiduran di ruang jaga yang ada kasur empuknya, lengkap dengan bantal dan selimutnya, ber-AC dan ada TV, kamar mandi dalem dan full makanan. Pindah rumah aja apa gimana? :))) Kadang ada beberapa dokter juga yang memilih menyelesaikan PR di injury time alias di jam operan berikutnya, jadi menimbulkan banyak PR untuk shift berikutnya. Biasanya style jaga itu ada beberapa dokter umum yang sukanya membagi tugas, bangsal A-C dipegang internship, bangsal D-F dipegang beliau. Tapi ada juga yang males bagi tugas dan cuma nonton YouTube di kamar jaga dan kalau ditelpon ngga diangkat jadinya internship yang muterin semua bangsal. -.-

Style ku? Aku datang untuk absen, operan jaga, lalu aku muterin semua bangsal. Se-semua itu. Bahkan kalau udah dibagi tugas pun kadang aku suka mampir ke bangsalnya untuk ngecek ada yang kurang apa engga, atau ada pasien baru yang perlu divisit atau dilaporkan ke dokter spesialisnya apa engga. Setelah selesai muter semua bangsal, kalau memang aman, aku akan ngendon di satu bangsal yang perawatnya asik dan banyak makanan. Kalau pas perawatnya ngga pada asik dan ngga ada makanan, aku akan ke kamar jaga untuk rumpi sama dokternya. Tapiiiiii kalau dokternya cowo atau cewe tapi ngga bisa diajak rumpi, biasanya aku kabur ke UGD untuk rumpi di sana wkwkwk.

Kenapa aku memilih untuk muterin semua bangsal?

(1) Akutu anaknya ngga bisa diem, jadi pengen gerak terus dan suka penasaran, jadi kalau jatahku udah kelar sering ngerasa “terus aku ngapain?” Jadi ya gitu.

(2) Bisa sambil ngecek siapa aja yang jaga dan ada informasi baru apa wkwkwk. Jangan salah, perawat dan bidan itu sumber informasi terkini, meskipun kadang ngga valid juga lol.

(3) Aku suka bosen kalau cuma duduk-duduk di ruang jaga mainan handphone. Kalau tidur pas jam kerja gitu rasanya ngga enak, jadi ya cari-cari gawean sukanya.

(4) Kalau ada pasien baru tapi kebetulan dokter umumnya pas udah pergi dari bangsal itu, pasti sama dia akan divisit di injury time atau mungkin malah dioperkan ke yang jaga shift berikutnya. Aku sering kasihan sama pasiennya. It’s like, kita ini punya keilmuan yang ngga dimiliki semua orang, diberi kesehatan untuk bisa jaga, kenapa lebih memenangkan rasa “malas”nya? Jadi orang sakit itu ngga enak lho, kenapa ngga kasihan sama pasiennya? Ditambah kalau pasien infeksi (apapun) itu aku selalu kepikiran tentang replikasi/pembelahan bakteri dan virus yang sangat cepat, satu jam itu bisa menentukan hidup dan mati pasien tadi. Jadi ya secapek apapun aku, pasti langsung aku visit dan konsulkan pasiennya.

Apa yang bikin bangga?

Ngga ada wkwkwkwkwkwkwk.

kucumapengenberbanggasoalnyanggaadayangbanggabanggainakukadangsedihakutuhik

One thought on “Izinkan aku untuk sedikit berbangga..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s