Amanda & Amadeo (1)

Mixed feelings knowing Manda is someone’s wife right now. Super bingung mendeskripsikan perasaan yang campur aduk, antara seneng tapi juga sedih, antara super mendukung tapi juga belum rela. Gimana ya..

Mungkin sebagian dari kalian udah pada tau gimana ceritanya aku sama Manda dan Opek bisa bersahabat, yang awalnya dari pelukan palsu (baca selengkapnya disini) sampai sekarang saling mendukung dan menyayangi. Ya gimana engga, kami menyebut grup kecil ini sebagai “Best Demotivational Friends” yang makna aslinya bukan “demotivating”, tapi “telling the truth when everyone else’s afraid to do so.”

Grup yang disatukan oleh sistem scoring akademik FK UGM, yang membuat kami jadi satu kelompok tutorial saat S1. Grup yang kerjaannya nongkrong dalem mobil (kalo ngga Manda ya mobilku) di lapangan basket sambil ngerumpi dan ngomongin orang lewat kaya komentator. Grup yang ngga mau ngerumpi di dalem lingkungan kampus karena beranggapan bahwa tembok-tembok kedokteran pun dapat menyampaikan gosip wkwk. Grup yang disangka sangat high class padahal kalo makan cuma di tepi jalan dan sekenanya.

Grup yang sempat dipuji sama Fety, “Tin seneng deh kamu sama Opek bisa temenan sama Manda, habisnya dia sekarang jadi lebih merakyat gitu lho, jadi mau temenan sama siapa aja setelah temenan sama kamu dan Opek”. Kemudian aku sampaikan ke Opek dan Manda lalu Opek menimpali, “Terus maksudnya aku sama Titin rakyat jelata dan Manda princessnya gitu?” dan diakhiri dengan tawa ngga beraturan (karena di dalem mobil wkwk).

Manda emang gitu, terkenalnya sombong dan pilih-pilih temen dan gonta-ganti cowo. Bahkan ada juga yang jahat ngatain ngerebut cowo orang, dsb. Aku sama Opek sampai bingung, kenapa orang-orang ngga suka sama Manda.. orangnya polos dan super koplak dan baik hati kenapa pada ngga bisa melihat itu?

Manda yang super care sama sahabat-sahabatnya, patuh dan berbakti sama orang tua, sayang banget sama adik-adiknya, menghormati pasangannya, pinter ngga karuan, cantik ngga ada obat, rajin sholat dan ngaji, dan lain sebagainya…. ya memang yang aku sebutkan di atas cuma orang-orang terdekat aja sih yang tau. Wajar kalau belum sayang, kan belum kenal :)

Makanya waktu Manda bilang kalau mau nikah tu rasanya…. “OMG! I’m so happy for you!” tapi juga ngerasa “secepet itu? Nanti kamu ngga punya waktu buat ketemuan lagi dong” wkwk rasa sayang yang penuh ego ya :”) Seneng tau Manda mau diboyong ke Jakarta dan melanjutkan studi di sana, tapi juga sedih, aku di Yogya aja soalnya hahaha.

Tapi kalau ditimbang seneng dan sedihnya, pasti banyak senengnya, karena sedihku ini hanya bersifat selfish dan posesif. I’m so happy to see you happy, beb! xo

ps: btw mukaku di foto terakhir mirip Priyanka Chopra Jonas ngga sih? Lol I wish..

One thought on “Amanda & Amadeo (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s