Ilmu Kebatinan

Hal yang aku pelajari beberapa tahun terakhir ini adalah jangan asal “mbatin”, terutama untuk hal-hal yang random dan ngga diinginkan. Aku sering banget mengalami kejadian “mbatin jadi nyata”, paling sering terjadi pas aku SMA.

Awal mula kejadian waktu aku SD, mbatin hal random dan kejadian. SMA pernah banget yang bikin lumayan shocked. Waktu itu lagi naik motor ke arah percetakan Kanisius dari Klebengan. Terus ada motor modifan yang nggeber-nggeber gasnya, berisik banget. Terus aku cuma mbatin “kaya gitu nek terus jatuh kan isin dewe”. Apa yang terjadi? Habis papasan sama aku, motornya jatuh. Whatt– aku cuma ngeliat sekilas dari spion, tapi aku udah terlalu jauh untuk nolongin masnya.

It wasn’t what I intended, but it happened. Makanya setelah kejadian-kejadian kaya gitu terjadi, aku jadi hati-hati kalau mbatin. Sometimes it’s so scary.. omonganmu di dalam hati dikabulkan instantly.. it makes you don’t want to talk to yourself anymore, which is impossible to do, right?

I don’t know, mungkin karena batin itu adalah lokasi terdekat kamu dengan Yang Maha Mendengar. Dan batin itu penuh dengan ketulusan. Tapi ya ngga ada yang tau juga.

Hati-hati dalam berdoa.. dan berujar terhadap dirimu sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s