Challenge Yourself and See The Miracles

Belakangan kesehatan merosot, jauh. Riwayat dispepsia (sakit maag) yang biasanya aman-aman saja ternyata muncul kembali tiada henti seolah lambung memberontak minta untuk dikasihani. Terpaksa harus menanggalkan beberapa kewajiban dan hanya berbaring di kasur selama 2 hari penuh. Sempat dipaksa jaga pagi, tapi ternyata esok harinya masih ambruk juga. Aku sadar betul belakangan ini memang nafsu … Continue reading Challenge Yourself and See The Miracles

Silaturahim

Obrolan ringan diiringi tawa saat menemani papi menyantap sarapan pagi tadi. He knows that his only daughter is suffering from anxiety for unknown reasons. "Silaturahim diperbanyak, dek. Silaturahim itu ndak melulu sama manusia, sama semua hal di sekitar kita. Bersih-bersih perpustakaan papi, menata buku dan membersihkan debu, nanti pasti dibantu oleh 'mereka', dipermudah mencari referensi. … Continue reading Silaturahim

Mental Gembus

Ada anak kecil menangis setelah jatuh tersandung kakinya sendiri. Orang tuanya memukul lantai sembari memarahi lantainya, "nakal udah bikin adek sakit dan nangis". Believe it or not, budaya menyalahkan objek lain atas kesalahan dirinya sendiri dapat membentuk mental gembus. Kenapa? Karena tumbuh besar nanti, si anak akan terbiasa menyalahkan orang lain atau keadaannya ketimbang introspeksi … Continue reading Mental Gembus

Stay Positive!

Hidup terasa semakin berat bukan karena kita semakin merosot (baik fisik maupun kesehatan jiwanya), tapi karena tantangannya sudah disesuaikan dengan level kita. Mungkin ketika menghadapi masalah yang sekarang terasa sudah paling berat, tapi ketika berhasil melewatinya nanti dan melihat kembali ke belakang, ternyata itu hanya masalah kecil yang hanya perlu ditertawakan. Setiap manusia PASTI punya … Continue reading Stay Positive!