Ramadhan Pertama Sama Suami

Seperti biasa, selalu merasa bahagia kalau memasuki Bulan Suci Ramadhan, tapi lumayan tersiksa kalau menghitung sisa bulannya. Am I the only one here who loves Ramadhan more than Eid Days? Selalu merasa sedih kalau mendekati hari lebaran, bukannya senang selayaknya manusia pada umumnya, gatau kenapa. Tahun ini Ramadhannya beda, hehe. Udah punya suami dan udah … Continue reading Ramadhan Pertama Sama Suami

Post Wedding Photoshoot

Sengaja ngga melakukan sesi foto pre wedding karena (1) Ngga begitu suka the idea of pre wedding photoshoot, (2) Ngga dibolehin sama Kanjeng Papi (banyak pamalinya, katanya), (3) Ngga sempat memikirkan pre wedding. Akhirnya memutuskan untuk melakukan foto post wedding, selain bisa lebih meringankan beban pikiran yang ribet ngurusin wedding plans, jadi lebih luwes dan … Continue reading Post Wedding Photoshoot

Terima Kasih, Mas.. (2)

Menjalani kehidupan rumah tangga adalah 180 derajat berbeda dengan ketika berpacaran. Beradaptasi dan menerima kehadiran orang baru (literally) di kehidupan kita 24/7 bukanlah hal yang mudah, semudah masih pacaran dulu. Terparah adalah ketika ngga punya "escape room" waktu lagi berantem. Kalau masih pacaran, tinggal matikan handphone, tidur. Kalau udah menikah, pindah ke meja makan, diikutin. … Continue reading Terima Kasih, Mas.. (2)

Tujuh, Delapan, Dua Ribu Enam Belas.

  Memperkenalkan Diri. Mas Yudha datang seorang diri untuk memperkenalkan diri pada Desember 2015, beberapa bulan setelah kami berkomitmen bersama. "Mas ingin Papi sama Mami tau anak satu-satunya ini kalau main perginya sama siapa", katanya ketika aku tanya alasan mau ke rumah. Datang dengan modal keberanian, duduk menundukkan kepala menyapa kedua orangtuaku. Berbincang cukup lama … Continue reading Tujuh, Delapan, Dua Ribu Enam Belas.